Apa Syarat Emas dan Perak yang Wajib Dizakati?

Syarat dikeluarkannya zakat emas dan perak. Seperti apakah syarat untuk mengeluarkan zakat emas dan perak? Adapun mengenai syarat zakat emas dan perak adalah sebagai berikut.

1. Milik Sendiri
Pertama, merupakan kepemilikan yang sempurna. Maksudnya, barang yang dizakati adalah emas dan perak milik sendiri secara sah, bukan pinjaman ataupun barang bersama dengan orang lain.

2. Sampai Haulnya
Kedua, sampai satu tahun (haul) lamanya disimpan. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi saw. berikut.

Dari Ibnu ‘Umar Rasulullah saw. bersabda, “Tidak ada (wajib) zakat pada harta seseorang sebelum sampai satu tahun dimilikinya.” (H.R. ad-Daruquthni)

3. Sampai Nisabnya
Ketiga, sudah sampai nisabnya. Nisab merupakan batas minimal harta yang dimiliki untuk dibayarkan zakatnya. Adapun untuk nisab zakat emas dan perak adalah sebagai berikut.

Untuk emas, nisab zakat emas sesuai hadis sebelumnya pada bagian satu dari tulisan ini adalah 20 mitsqal atau 20 dinar (para ulama ahli fikih menuturkan bahwa 1 mitsqal = 1 dinar). Dengan catatan, satu dinar setara dengan 4,25 gram emas sehingga nisab zakat emas adalah 85 gram emas.

Besaran zakat emas adalah 2,5% atau 1/40 jika telah mencapai nisab. Sebagai contoh, jika emas telah mencapai 85 gram, besaran zakat adalah 85/40 = 2,125 gram. Jika emas belum mencapai nisabnya, tidak ada zakat, kecuali jika seseorang ingin bersedekah sunah. Ia dibolehkan begitu juga dengan zakat perak.

Sementara itu, untuk zakat perak, nisabnya, yaitu 200 dirham. Satu dirham = 3,12 gram perak.

… Rasulullah saw. bersabda; “Sungguh aku telah memaafkan dari mengambil zakat kuda dan budak. Oleh karena itu, berikan zakat perak dari setiap empat puluh dirham, satu dirham. Tidak ada zakat sedikitpun pada jumlah 190, kemudian apabila telah mencapai dua ratus, padanya terdapat zakat lima dirham.” (H.R. Abu Dawud 1343)

Nisab zakat perak adalah 624 gram. Dengan catatan bahwa yang dijadikan batasan nisab zakat emas dan perak di atas adalah emas murni, yaitu emas 24 karat dan perak murni. Jika seseorang memiliki emas dan perak yang tidak murni, nisabnya harus disesuaikan dengan nisab emas yang murni dengan cara membandingkan harga jualnya.

Besaran zakat perak sama dengan zakat emas, yaitu 2,5% atau 1/40 jika telah mencapai nisab. Sebagai contoh, sebanyak 200 dirham, maka zakatnya adalah 200/40 = 5 dirham. Jika timbangan perak adalah 624 gram, zakatnya adalah 624/40 = 15,6 gram perak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons