Apakah Emas dan Perak Harus Dizakati?

Perintah zakat emas dan perak ada di Al Quran, berupa ancaman bagi yang tidak membayarkannya. Firman Allah Swt. adalah sebagai berikut.

…. dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. (Q.S. At-Taubah: 34)

Sementara itu, di dalam hadis, terdapat dalil-dalil wajibnya zakat emas, yaitu hadis yang diriwayatkan oleh ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dan dari kakeknya bahwa Nabi saw. bersabda sebagai berikut.

Tidak ada zakat jika emas kurang dari 20 mitsqal dan tidak ada zakat jika kurang dari 200 dirham. (H.R. ad-Daruquthni)

Terdapat pula dalam suatu riwayat tentang marahnya Nabi Muhammad saw. melihat istri beliau, Sayyidah ‘Aisyah, yang belum menzakati perhiasan peraknya.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Idris ar-Razi, telah menceritakan kepada kami ‘Amr bin ar-Rabi’ bin Thariq, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dari ‘Ubaidullah bin Abu Ja’far bahwa Muhammad bin ‘Amr bin ‘Atha` telah mengabarkan kepadanya dari Abdullah bin Syaddad bin al-Had bahwa ia berkata, “Kami menemui Aisyah, istri Nabi saw., lalu ia berkata, ‘Rasulullah saw. menemuiku dan melihat di tanganku ada cincin dari perak, lalu beliau berkata, ‘Apakah ini, wahai Aisyah? Aku menjawab, ‘Aku menggunakannya untuk berhias di hadapanmu.’ Beliau berkata, ‘Apakah kamu mengeluarkan zakatnya?‘ Aku menjawab, ‘Tidak!’—atau maasyaa Allah!—Beliau berkata, ‘Itu adalah bagianmu dari neraka!‘” (H.R. Abu Dawud 1338)

Selain itu, masih ada hadis-hadis yang menjelaskan secara rinci perintah Nabi untuk mengeluarkan zakat emas dan perak, misalnya terkait dengan nisab zakat emas dan peraknya. Salah satunya di bawah ini.

Telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah telah menceritakan kepada kami Hajjaj dari Abu Ishaq dari al-Harits dari Ali r.a., dia berkata bahwa  Rasulullah saw. bersabda, “Saya memberi keringanan kalian mengenai zakat kuda dan budak. Sementara itu, uang dirham yang terbuat dari perak zakatnya adalah sepersepuluhnya.” (H.R. Ahmad 937 diriwayatkan juga oleh Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Darimi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons