Guru Dampingan Dompet Dhuafa Yogyakarta Juarai Kompetisi Literasi Nasional

Guru Dampingan Dompet Dhuafa Yogyakarta Juarai Kompetisi Literasi Nasional
Guru Dampingan Dompet Dhuafa Yogyakarta Juarai Kompetisi Literasi Nasional

Departemen Jaringan Sekolah Indonesia (JSI) Dompet Dhuafa Pendidikan mengadakan kompetisi literasi nasional. Acara yang bertajuk Aksi Literasi Nusantara (AKSARA) digelar dalam rangka menyambut Hari Aksara Internasional yang jatuh pada tanggal 8 September 2020 lalu.

Salah satu rangkaian AKSARA adalah Kompetisi Literasi Nasional. Kompetisi ini diperuntukkan bagi seluruh penerima manfaat dan relawan program JSI. Ada beberapa kategori dalam Kompetisi Literasi Nasional ini antara lain; Kategori Pelajar-Lomba membaca Puisi, Kategori Guru/Pengelola TBM-Lomba Mendongeng, Kategori Kepala Sekolah/Madrasah-Lomba Menulis, Kategori Relawan Literasi-Lomba Menulis.

Kompetisi ini juga diikuti oleh sekolah-sekolah dampingan Dompet Dhuafa Yogyakarta, salah satunya adalah MI Ma’arif Garongan (MIMAGA).

Kepala MI Ma’arif Garongan, Pertiwi Endah Pamungkas, SE, S.Pd. mengharapkan ada perwakian dari satu guru MIMAGA yang mengikuti lomba mendongeng tersebut. “Saya ingin ada satu atau dua orang guru yang bisa mewakili madrasah kita untuk ikut lomba mendongeng, Kompetisi ini tingkat nasional, mari bersama-sama kita majukan madrasah kita. Kita bawa madrasah kita ke tingkat nasional, semoga langkah yang kita ambil senantiasa mendapatkan ridho dari Allah ta’ala,“ ungkap Endah beberapa waktu lalu jelang perlombaan.

Alhamdulillah, Lilis Dwi Sumarni, salah satu guru MIMAGA meraih juara Harapan 2 dalam kategori lomba mendongeng.

“Meskipun mendapatkan juara harapan 2, kami sangat bersyukur dan bangga karena dapat mempersembahkan catatan prestasi tingkat nasional di madrasah kami. Ini satu-satunya peserta lomba mendongeng yang kami kirim dari MIMAGA. Semoga ke depan MIMAGA semakin maju berkarya, menjadi madrasah unggul, mandiri, berkarkter, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama,” tutup Endah di madrasahnya, Selasa (15/9/2020) usai menerima pengumuman kejuaraan.

Lilis Dwi Sumarni menyampaikan rasa syukurnya usai menerima kabar tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih atas do’a dan dukungan dari bapak/ibu guru MIMAGA dan seluruh wali murid MIMAGA. Mohon maaf belum bisa menjadi yang terbaik, namun inilah usaha maksimal dan hadiah dari Allah untuk MIMAGA. Semoga kita semakin sukses dan maju atas ridha Allah,” ungkap Lilis bangga.

Be informed!

berlangganan info DD